Nasi Gila Bidadari

PULAU Bidadari memang eksotis, terutama dengan pemandangannya yang memukau. Berjarak 14 km dari Marina Ancol Jakarta Utara, pulau seluas 7 hektar ini satu-satunya pulau di kepulauan seribu dimana pengunjung dapat melihat keindahan kota Jakarta dengan jelas kala malam hari. Tapi, ada yang tersembunyi di pulau ini buat penggila makanan dan rasanya belum afdol jika tak mencoba satu menu asoy-nya. Apalagi kalau bukan Nasi Gila-nya yang nonjok lambung, pokoknya selera pedaaaas…

Penasaran seperti apa rasanya? Nasi Gila ini hampir sama dengan nasi goreng dari bumbu dan cara memasaknya. Yang membedakan, di Nasi Gila ini ada bahan-bahan tambahan yang dijadikan campuran dan rasa pedas yang memang membuat gila. Adapun racikan yang dicampur dalam Nasi Gila tersebut adalah bihun, tauge, sayuran hijau (cesim), kol, jamur, udang, baso, tomat dan telur. Semua bahan ini dicampur sehingga sekilas mirip nasi goreng. Eiit..ntar dulu menu ini berbeda karena membuat penikmatnya menjadi gila alias ketagihan.

Menurut Amung Suhermani, penanggung jawab restoran Pulau Bidadari mengatakan, disebut nasi gila, karena bahan – bahan yang di campur dalam masakan tersebut bermacam – macam. Campuran bahan inilah yang membedakan nasi gila dengan nasi goreng. “Disebut nasi gila karenan bahan campurannya macam – macam,” ujar Amung kepada beritabaru.com yang sudah meludeskan satu porsi hidangan ala pulau Bidadari ini.

Sembari mereguk orange juice dingin menyegarkan, Amung mengatakan wisata kuliner yang diceritakannya masihlah terbilang baru. Terutama dengan menu nasi gila yang selalu dicari pengunjung Pulau Bidadari. Itu dikarenakan sebelumnya tak ada menu nasi gila di Pulau Bidadari.

“Nasi gila ini baru diperkenalkan ke pengunjung sekitar 2 – 3 bulan yang lalu,” ujarnya.

Pencetus nasi gila di Pulau Bidadari, sambungnya, adalah M Husin Munir, manajer pengelola Bidadari Resort. Kala itu M Husin pernah makan nasi gila ini di Jakarta. “Waktu itu, Pak Husin cerita pernah makan nasi goreng tapi ada campuran sayurnya. Pak Husin bilang, sepertinya boleh kita coba dan bikin nasi lebih gila lagi,” kenang Amung.

Nasi gila yang ada di Pulau Bidadari, ujar Amung, memiliki rasa pedas yang lebih terasa. Rasa pedas inilah yang mendominasi di nasi gila walaupun rasa pedas itu bisa disesuaikan tergantung selera konsumen. “Rasa pedasnya agak nonjok. Jadi kalau enggak pedas bukan nasi gila,” ujar Amung yang langsung diamini beritabaru saat mencoba dan berkunjung belum lama ke tempat ini.

Sementara, untuk bisa menikmati nasi gila di Pulau Bidadari ini, cukup merogoh kocek Rp25 ribu saja untuk satu porsi. Jadi, jika penasaran dan mau coba serta ingin merasakan kenikmatan nasi gila yang pedasnya menonjok ini? yuuk.., datang ke Pulau Bidadari.

* beritabaru
coffee bean, nelayan restoran, loewy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s